Kekosongan
![]() |
| Foto: google |
Mari, rehatlah di atas kursi lipat pada hamparan senja tua yang sedikit lagi mengabu sebelum akhirnya menghitam pekat. Untuk melanjutkan perbincangan kita tempo hari, izinkan aku menikmati sepuntung tembakau dengan abu membara dan secangkir kopi arabika. Abaikan riuh suara jangkrik di sekeliling, jangan dijadikan sebagai alasan untuk kemudian berpaling.
Cerita kali ini tentang temali kerinduan yang menguntai panjang sampai tak terlihat ujungnya. Memanglah semua telah digariskan sebelumnya, tapi biarkan aku mengkhianati itu dengan rangkuman kata-kata. Ketika kutambatkan seluruh harap pada bintang-bintang, mereka dengan sengaja menghilang sehingga aku tak terkendalikan layaknya binatang. Rindu ini mendobrak palang!
Ini menjadi tragedi di antara samar-samar kehidupan. Setiap kuambil satu per satu langkah, aku menopang berat kerinduan tanpa sedikitpun mengenal rasa lelah. Walaupun terpapar panas mentari, dihujani ribuan rintik berkali-kali, ataupun disambar kilat untuk mati, rindu selalu hadir membebani. Tapi aku menghela napas setiap saat, hingga tak sadar bahwa kini keadaannya sedang sekarat.
Bagaimana menurutmu sejauh ini? Untung kauselalu di sini, Kekosongan. Mari masuk, sudah malam.

Classic Titanium Glasses
BalasHapusClassic Titanium Glasses titanium teeth (or "Titan's") titanium bolt from Titha Designs. titanium cup Stainless Steel. nano titanium by babyliss pro A chrome plating of steel titanium powder and iron for use on all glasses.